Checklist Rapat Pengurus dan Tata Kelola Lembaga

Checklist gratis · 25 butir · oleh Maulana Arif Pratama, Impactory

Untuk ketua, sekretaris, manajer operasional, dan koordinator program yang memegang urusan administrasi lembaga. Pakai sebelum dan sesudah rapat pengurus, serta di setiap tinjauan risiko dan program, supaya keputusan sah dan jawaban berdasar bukti.

English version

Sebelum rapat: pastikan siapa yang berhak memutus

  • Cek jumlah kuorum yang diatur dalam anggaran dasar atau AD/ART.
  • Daftar siapa yang masih menjabat pada tanggal rapat, tanpa orang yang masa jabatannya sudah habis.
  • Tandai terpisah staf, penasihat, dan peserta lain yang tidak punya hak suara.
  • Cek masa jabatan yang akan berakhir dan sudah ada di kalender.

Kuorum: jumlah minimal anggota yang berhak hadir agar rapat bisa mengambil keputusan yang sah.

Saat rapat: catat kehadiran dan kuorum

  • Catat siapa yang hadir dibanding siapa yang menjabat.
  • Catat aturan kuorum yang berlaku pada tanggal itu.
  • Tandai rapat yang tidak mencapai kuorum.
  • Tandai setiap keputusan yang dicatat di rapat tanpa kuorum sampai dibahas ulang oleh pengurus.
  • Simpan daftar hadir dalam bentuk yang bisa dicek orang lain di kemudian hari.

Konflik kepentingan dan pemeriksaan kepatuhan

  • Kumpulkan pernyataan konflik kepentingan dari setiap pengurus yang menjabat.
  • Catat setiap pemeriksaan kepatuhan sebagai lulus atau gagal.
  • Jangan campur pemeriksaan lulus atau gagal ke dalam satu skor kesehatan lembaga.
  • Hitung cakupan keahlian pengurus hari ini dan setelah masa jabatan yang dijadwalkan berakhir.
  • Sebutkan kekosongan keahlian keuangan atau perlindungan anak sebelum benar-benar terjadi.

Tinjauan daftar risiko

  • Beri skor kemungkinan dan dampak tiap risiko sebelum pengendalian.
  • Turunkan skor sisa hanya untuk pengendalian yang benar-benar ada, punya penanggung jawab, dan sudah ditinjau.
  • Beri setiap risiko yang masih terbuka satu tindakan dengan penanggung jawab dan tanggal.
  • Catat insiden terpisah dan kaitkan dengan risiko yang sudah diperkirakan.
  • Sajikan skor risiko sebagai urutan untuk diskusi, bukan sebagai peluang.

Risiko bawaan adalah paparan sebelum pengendalian. Risiko sisa adalah yang tersisa setelah pengendalian benar-benar berjalan.

Tinjauan program dan M&E

  • Adakan tinjauan mingguan untuk butir kritis, terlambat, terhambat, segera jatuh tempo, dan belum diperbarui.
  • Beri setiap pengecualian urutan prioritas, penanggung jawab, dan alasan tertulis.
  • Tampilkan proyek tanpa data rencana sebagai belum dinilai, bukan 0% selesai.
  • Tampilkan nilai indikator yang kosong sebagai belum dinilai, lalu cari datanya.
  • Nilai setiap indikator sesuai arahnya, misalnya makin rendah makin baik.
  • Beri label setiap klaim sebagai keluaran, hasil, kontribusi, atau atribusi sesuai bukti yang dimiliki.

Atribusi butuh desain dengan kelompok pembanding. Tanpa itu, laporkan hasil yang teramati dan katakan apa adanya.

Butuh panduan lengkap berbahasa Indonesia? Lihat buku Berdaya di impactory.id/berdaya. Checklist lain: semua checklist gratis.