Checklist Kesiapan Proposal Hibah

Checklist gratis · 36 butir · oleh Maulana Arif Pratama, Impactory

Untuk ketua, manajer program, atau staf paruh waktu yang mengurus proposal hibah sambil memegang pekerjaan lain. Pakai saat ada peluang baru, sekali lagi sebelum proposal dikirim, dan saat hibah disetujui.

English version

Saring donor sebelum mulai menulis

  • Perlakukan syarat kelayakan sebagai pintu: tinggalkan peluang yang tidak memenuhi syarat.
  • Beri skor sisanya: kecocokan dengan program, besaran dana, detail syarat, persaingan, dan kedekatan hubungan.
  • Perkirakan jam kerja yang dibutuhkan untuk tiap proposal.
  • Bandingkan total jam itu dengan jam menulis yang benar-benar dimiliki tim.
  • Untuk peluang yang ditunda, tulis satu syarat yang akan membuatnya layak dikejar.
  • Keluarkan peluang yang ditunda dari daftar aktif sampai syarat itu terpenuhi.

Hubungan baik dengan petugas program donor tidak pernah menggantikan syarat kelayakan yang tidak terpenuhi.

Hitung peluang dengan pipeline berbobot

  • Kalikan tiap permohonan dengan peluang cairnya, lalu jumlahkan.
  • Hitung hibah yang sudah disetujui 100% dan yang ditolak nol.
  • Catat dasar penentuan tiap persentase peluang.
  • Perbarui persentase setiap ada keputusan donor.
  • Tampilkan skenario hati-hati, wajar, dan optimis berdampingan di laporan untuk pengurus.

Total seluruh permohonan yang masih terbuka adalah angka yang pasti tidak akan cair penuh.

Susun proposal dengan urutan yang benar

  • Uji kecocokan dulu, dan tolak peluang yang tidak cocok.
  • Susun teori perubahan dan kerangka logis (logframe) sebelum menulis narasi.
  • Tetapkan indikator untuk setiap tujuan, hasil (outcome), dan keluaran (output).
  • Pastikan setiap indikator punya kegiatan yang menghasilkannya.
  • Bangun anggaran dari daftar kegiatan dan jadwal.
  • Tulis rencana MEAL, lalu narasi, dan ringkasan eksekutif paling akhir.

MEAL adalah monitoring, evaluasi, akuntabilitas, dan pembelajaran.

Buat anggaran yang bisa ditelusuri

  • Kaitkan setiap baris anggaran dengan kegiatan, asumsi, dan sumber harganya.
  • Pastikan nilai yang diminta sama dengan total anggaran.
  • Tulis tarif biaya tidak langsung (overhead), sumber aturannya, dan pos biaya yang termasuk.
  • Pastikan biaya bersama yang sudah ditagih sebagai baris langsung tidak dihitung lagi di overhead.
  • Hanya cantumkan dana pendamping yang sudah dijanjikan mitra secara tertulis.
  • Pisahkan kontribusi non-tunai di kolom sendiri beserta cara menilainya.
  • Beri tanggal pada setiap asumsi dan bulatkan hanya angka tampilan akhir.

Kalau donor membatasi overhead dan aturannya tidak ketemu, tandai belum diketahui dan tanyakan.

Periksa draf sebelum dikirim

  • Pilah persyaratan donor menjadi wajib, dinilai, dan sekadar informasi.
  • Periksa semua butir wajib, termasuk lampiran dan kebijakan perlindungan anak dan kelompok rentan, sebelum menilai yang lain.
  • Tahan pengiriman kalau ada butir wajib yang gagal, berapa pun skornya.
  • Biarkan kriteria yang belum dinilai kosong, jangan diisi nol.
  • Pastikan setiap angka bisa ditelusuri ke sumbernya dan tidak ada data penerima manfaat yang dimasukkan ke alat AI.
  • Minta orang yang tidak ikut menulis membaca proposal sebagai penilai yang kritis.

Kelola hibah setelah cair

  • Catat hibah sebagai komitmen, dan catat tiap termin saat masuk rekening.
  • Tandai setiap transaksi hibah dengan nama dananya.
  • Pantau dana diterima, terpakai, dan sisa saldo terikat untuk tiap hibah.
  • Masukkan setiap tenggat laporan ke kalender dengan pengingat 30 hari sebelumnya.
  • Daftar semua aset yang dibeli dengan dana hibah dan baca ketentuan kepemilikan serta pelepasannya.
  • Cek lokasi dan kondisi aset secara fisik sebelum penutupan hibah.

Butuh panduan lengkap berbahasa Indonesia? Lihat buku Berdaya di impactory.id/berdaya. Checklist lain: semua checklist gratis.